Green Island Nusa Penida Didorong Perkuat Infrastruktur Wisata

BeritaTrend.id|Klungkung — Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong pengembangan Nusa Penida sebagai kawasan Green Island dengan penekanan pada penguatan infrastruktur dan skema pembiayaan ekonomi daerah.

Konsep tersebut dinilai dapat mempercepat pertumbuhan pariwisata berkelanjutan sekaligus membuka peluang investasi.

Dalam dialog potensi wisata di Kabupaten Klungkung, Bali, Bima menilai Nusa Penida memiliki nilai strategis sebagai destinasi unggulan yang membutuhkan dukungan sistem infrastruktur terpadu.

Ia menekankan pentingnya pembenahan pengelolaan sampah, energi ramah lingkungan, akses transportasi, serta penataan kawasan agar mampu menampung lonjakan wisatawan.

Menurutnya, konsep Green Island harus diterjemahkan menjadi rencana pembangunan yang terukur dan masuk dalam dokumen tata ruang daerah.

Dengan demikian, arah investasi menjadi jelas dan dapat menarik keterlibatan sektor swasta maupun pembiayaan alternatif seperti pinjaman daerah dan program tanggung jawab sosial perusahaan.

Bima menilai integrasi kebijakan ekonomi dan infrastruktur akan menentukan daya saing kawasan wisata.

Tanpa kesiapan fasilitas dasar dan ekosistem pendukung, pertumbuhan kunjungan wisata berisiko tidak berkelanjutan.

Ia juga menekankan bahwa momentum peningkatan minat wisata ke Nusa Penida harus direspons cepat melalui percepatan pembangunan infrastruktur dan tata kelola kawasan.

Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan wisatawan sekaligus menciptakan efek ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Momentum ini harus dimanfaatkan. Infrastruktur yang baik akan mendorong investasi dan memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya.