BeritaTrend.id. – Jakarta Minggu, 18/05/25. – Pro dan kontra terkait langkah TNI menjaga Kejaksaan dalam upaya pemberantasan korupsi kini ramai menjadi sorotan publik.
“Kami melihat langkah ini sebagai wujud konsistensi TNI dalam membersihkan institusinya sendiri. Ini bukan soal menjaga fisik Kejaksaan, tetapi menjaga moral penegakan hukum dari intimidasi maupun tekanan,” ujar Ridwan.
Pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai menunjukkan keseriusan dalam perang terhadap korupsi. Tidak ada lagi tempat bagi hukum yang tajam ke bawah dan tumpul ke atas.
Semua pihak, tanpa terkecuali—termasuk oknum TNI aktif—harus siap diperiksa dan ditindak jika terlibat dalam praktik korupsi.
GEMA PUAN menekankan pentingnya keberanian lembaga penegak hukum, khususnya Kejaksaan, untuk tetap teguh dan tidak gentar meski menghadapi kasus yang melibatkan aparat bersenjata.
Diperlukan kolaborasi antar institusi untuk memastikan Indonesia melangkah menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
“Ini momentum kebangkitan moral bangsa. Jika kita ingin Indonesia maju, maka bersihkan dulu para perusak negeri—yakni para koruptor yang merampok masa depan generasi,” tambah Ridwan.
Dukungan publik juga terus mengalir atas sinergi TNI-Kejaksaan.
Banyak pihak menilai langkah ini sebagai langkah berani yang mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap aparat dan penegakan hukum.
“Jangan biarkan koruptor menghancurkan negeri ini. Kami bersama TNI dan Kejaksaan untuk Indonesia bersih dari korupsi,” tegas Ridwan.