Menyoal Transparansi dan Musyawarah
Penolakan warga bukan tanpa alasan. Sejak awal, mereka menilai kebijakan pemasangan gate parkir berbayar dilakukan tanpa musyawarah menyeluruh dengan pemilik ruko maupun penghuni perumahan.
Beberapa warga mempertanyakan urgensi kebijakan tersebut.
Apakah benar untuk penataan parkir? Atau bagian dari optimalisasi pendapatan daerah?
Jika tujuannya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengapa skema dan detail kontraknya tidak disosialisasikan secara terbuka?
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Dishub Tangsel mengenai:
- Skema kerja sama dengan pihak swasta
- Nilai kontrak dan durasi pengelolaan
- Mekanisme evaluasi dan klausul pembatalan
- Kajian dampak sosial terhadap warga setempat
Ketiadaan informasi ini memperlebar ruang spekulasi sekaligus memperuncing ketidakpercayaan publik.
Ancaman Aksi Lebih Besar
Walk-out bukan akhir. Warga menyatakan akan menggelar aksi lanjutan dengan massa lebih besar di kantor Wali Kota Tangerang Selatan apabila tuntutan pembatalan tidak direspons.
“Kami akan lakukan aksi lebih besar lagi di Kantor Wali Kota Tangsel,” ujar Gus Amos.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa konflik kebijakan ini berpotensi meluas.
Jika tidak segera ditangani dengan pendekatan dialog terbuka dan transparan, polemik gate parkir berbayar dapat berubah menjadi isu politik lokal menjelang dinamika kebijakan daerah berikutnya.
Ujian Akuntabilitas Pemerintah Daerah
Kasus Pamulang Permai 1 menjadi cerminan klasik relasi pemerintah daerah dan warga dalam kebijakan berbasis kerja sama swasta.
Di satu sisi, pemerintah didorong untuk meningkatkan pendapatan dan tata kelola kota. Di sisi lain, partisipasi publik dan transparansi menjadi prasyarat legitimasi.
Tanpa komunikasi yang memadai, kebijakan—sekalipun berniat baik—dapat berubah menjadi sumber konflik.
Kini, publik menanti: apakah Dishub Tangsel akan membuka ruang dialog baru dengan kehadiran pejabat berwenang?
Ataukah polemik ini akan berlanjut ke jalanan, menguji komitmen pemerintah kota dalam mendengar suara warganya?
(FAISOL.S.Ag)*


