BeritaTrend.id. – Badung – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyatakan dukungannya terhadap inovasi pengolahan sampah plastik menjadi aspal jalan.
Menurutnya, langkah ini bisa menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah plastik yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia.
Dalam kunjungannya ke Jimbaran HUB, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (5/7/2025).
Bima menilai terobosan ini bukan hanya inovatif, tapi juga realistis untuk diterapkan secara nasional.
“Sekitar 15 persen sampah di Indonesia adalah plastik, dan 80 persen di antaranya berakhir di laut. Ini ancaman serius.” kata Bima.
Ia menjelaskan bahwa proses dari hulu mencakup pengumpulan dan pemilahan sampah plastik dari rumah tangga, industri, hingga sektor ekonomi lainnya.
Di bagian hilir, diperlukan kejelasan pihak yang akan menyerap hasil pengolahan, seperti pemerintah daerah atau kontraktor pembangunan jalan.
“Aspal plastik ini menjawab dua kebutuhan sekaligus—pengelolaan sampah dan penguatan infrastruktur jalan. Ini sudah dicoba di Cilegon dan Garut, dan hasilnya positif,” ujarnya.
Tak hanya untuk aspal, Bima juga membuka peluang penggunaan sampah plastik untuk produk lain seperti paving block dan sumber energi terbarukan.
Ia mendorong agar kota-kota besar dengan anggaran memadai segera menerapkan teknologi ini, demi menciptakan dampak lebih luas.
“Kami akan dorong kota-kota besar yang punya APBD kuat dan kebutuhan infrastruktur tinggi untuk mengadopsi inovasi ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bima menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Kemendagri pun akan melakukan kajian menyeluruh, termasuk soal regulasi dan potensi permintaan pasar untuk aspal plastik.
” Nanti kita bahas siapa yang memimpin, apakah Kemendagri atau kementerian lain seperti PUPR,” tandasnya.
Direktur Legal & Circular Economy Chandra Asri Edi Riva’i, Kepala Dinas PUPR Bali Nusakti Yasa Wedha, dan Kepala Balai Bahan Jalan Kementerian PUPR Yohannes Ronny.