BeritaTrend.id. – Jakarta – Kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masih terus bergulir.
Terbaru, Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar (RS), dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya hari ini, Kamis (22/5/2025).
Namun, yang bersangkutan dilaporkan tidak hadir.
“Saudara RS menyampaikan kepada tim penyelidik bahwa hari ini berhalangan hadir untuk diambil keterangan dan menyampaikan kepada penyelidik untuk dilakukan pemeriksaan di hari Senin,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syan Indradi kepada wartawan.
Menurut Ade Ary, hingga kini Polda Metro telah memeriksa 29 saksi dalam rangka klarifikasi atas laporan Jokowi terkait dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks soal ijazah palsu.
“Proses penyelidikan kasus tersebut setidaknya sudah melibatkan 29 saksi yang telah diambil keterangannya,” kata dia.
Kronologi Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Laporan ini bermula saat Jokowi, melalui ajudan dan kuasa hukumnya, menemukan konten video di media sosial yang menyebutkan bahwa ijazah sarjana miliknya palsu.
Konten itu pertama kali diketahui pada 26 Maret 2025 di kawasan Karet Kuningan, Jakarta Selatan.
Merasa dirugikan secara pribadi dan reputasi, Jokowi mengumpulkan bukti-bukti dari berbagai platform digital. Pelaporan resmi dilakukan ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2025.
“Ada lima nama yang disebut menyebarkan tudingan tersebut, yakni RHS, RSN, TT, ES, dan KTR,” terang Ade Ary.
Saat ini, penyelidikan terus berlanjut oleh tim dari Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Polisi berjanji akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan.