banner 728x90
Daerah  

Wamendagri Dorong Brebes Jadikan Budaya sebagai Penggerak Ekonomi

BeritaTrend.id|BREBES – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadikan pemajuan kebudayaan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

Dorongan itu disampaikan Wiyagus saat membuka Brebes Culture Festival 2026 bertema Pesona Nusantara dalam Harmoni Budaya Brebes di Jalan Pangeran Diponegoro, Brebes, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Menurut Wiyagus, keberagaman budaya Brebes bukan sekadar identitas daerah yang harus dilestarikan.

Kekayaan tersebut juga berpotensi menjadi kekuatan ekonomi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan pemajuan kebudayaan memiliki landasan konstitusional melalui Pasal 32 UUD 1945 dan diperkuat UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Regulasi tersebut mencakup pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan.

Brebes, kata Wiyagus, memiliki modal budaya yang cukup kuat.

Sejumlah kesenian seperti wayang golek, kuda lumping, ronggeng, wayang kulit, sintren, singa depok, kuntulan, calung, hingga burok masih berkembang di tengah masyarakat.

Selain kesenian, Brebes juga memiliki warisan budaya takbenda seperti Tradisi Ngasa dan telur asin Brebes yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Wiyagus menilai pengembangan budaya dapat berkontribusi terhadap sejumlah indikator pembangunan daerah, termasuk pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah didorong memperkuat pendataan kebudayaan sebagai dasar penyusunan program dan anggaran.

Ruang bagi generasi muda untuk mempelajari dan meneruskan tradisi lokal juga perlu diperluas.

Pemanfaatan teknologi digital, menurut dia, dapat menjadi sarana memperkenalkan budaya Brebes kepada khalayak yang lebih luas.

Namun, digitalisasi harus tetap mempertahankan nilai-nilai dasar budaya.

Brebes Culture Festival 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan.

0Wiyagus meminta festival tersebut berkembang menjadi bagian dari ekosistem pemajuan kebudayaan melalui pembinaan komunitas, regenerasi seniman, pendidikan budaya, pendataan objek kebudayaan, serta promosi yang berkelanjutan.

Ia berharap festival tersebut mampu memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus membuka peluang agar kekayaan budaya Brebes memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas.