BeritaTrend.id|– SERPONG — Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan penumpukan sampah yang sempat terjadi di sejumlah titik kini telah tertangani.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyebut pengangkutan sampah kembali berjalan normal setelah koordinasi lintas daerah diperkuat.
Tumpukan sampah sebelumnya terlihat di beberapa lokasi strategis, seperti depan Pasar Cimanggis, koridor Pasar Ciputat, kawasan Pamulang, hingga Jalan Raya Serpong.
Menurut Benyamin, kondisi itu terjadi karena keterbatasan pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang sudah tidak dapat menerima timbulan baru.
“Cipeucang saat ini difokuskan untuk pengolahan sampah lama. Karena itu kami mengoptimalkan kerja sama antar daerah agar pemrosesan akhir tetap berjalan,” kata Benyamin, Kamis, 5 Februari 2026.
Ia menegaskan, dalam beberapa hari terakhir pengangkutan sampah telah dilakukan secara maksimal.
Pemkot Tangsel mengoperasikan 27 truk sampah milik daerah serta 42 armada dari pihak ketiga untuk mempercepat distribusi.
Ke depan, pemerintah kota berencana menambah armada pengangkutan melalui perubahan anggaran daerah.
Benyamin memperkirakan kebutuhan ideal mencapai sekitar 100 unit truk untuk menjaga stabilitas pengelolaan sampah.
Pemkot juga menargetkan penerapan teknologi pengolahan di Cipeucang guna mengurangi beban penumpukan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa sekaligus meningkatkan sistem pengelolaan sampah kota.
(FAISOL.S.Ag)*


