Tito Apresiasi 4.000 Huntara untuk Warga Aceh Utara

BeritaTrend.id|Aceh Utara — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara.

Wilayah ini dinilai sebagai salah satu daerah dengan dampak kerusakan terparah, di mana ribuan rumah warga hancur dan sebagian masyarakat masih bertahan di tenda pengungsian.

Dalam kunjungannya ke Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kamis (22/1/2026), Tito menyebut sebanyak 4.000 unit huntara disiapkan untuk membantu warga agar segera keluar dari tenda darurat.

Pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Danantara, serta dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Hunian sementara ini diharapkan bisa segera ditempati oleh warga yang masih tinggal di tenda,” ujar Tito.

Ia menambahkan, pemerintah juga menyiapkan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang.

Program ini akan digarap melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BNPB, serta dukungan berbagai pihak, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi yang membantu pembangunan ribuan rumah layak huni.

Tito menekankan pentingnya keakuratan data dari pemerintah daerah. Ia meminta bupati, camat, hingga keuchik segera mendata warga terdampak agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran.

Pemerintah telah menyiapkan bantuan Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat, ditambah bantuan sosial dan pemulihan ekonomi.

“Semakin cepat data diverifikasi, semakin cepat warga terbantu dan tidak perlu lama tinggal di pengungsian,” kata Tito.