Daerah  

Warga Keluhkan Pungli Toilet di Alun-Alun Pondok Aren

BeritaTrend.id|TANGERANG SELATAN – Sejumlah warga mengeluhkan adanya dugaan pungutan biaya penggunaan toilet umum di kawasan Alun-Alun Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Keluhan itu mencuat pada Senin, 12 Januari 2025, dan memicu reaksi publik karena fasilitas tersebut seharusnya bisa digunakan masyarakat secara gratis.

Alun-Alun Pondok Aren merupakan ruang terbuka hijau yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah untuk kepentingan umum.

Karena itu, warga menilai segala fasilitas di dalamnya, termasuk toilet, tidak boleh dipungut biaya dalam bentuk apa pun.

Namun kenyataannya, sejumlah pengunjung mengaku dimintai uang oleh petugas yang berjaga di area toilet. Besaran yang diminta bervariasi, mulai dari Rp1.000 hingga Rp2.000 per orang.

Salah seorang warga menirukan alasan petugas saat dimintai klarifikasi.

“Katanya cuma bantu-bantu saja, kasihan yang tidak bawa uang, walaupun seribu atau dua ribu,” ujarnya.

Praktik ini membuat warga kecewa karena sebelumnya kawasan Alun-Alun Pondok Aren juga sempat diwarnai pungutan parkir liar yang telah ditertibkan oleh pemerintah.

Munculnya dugaan pungutan toilet dianggap sebagai bentuk baru dari praktik pungli yang kembali meresahkan.

Warga berinisial H bahkan secara terbuka mengkritik Camat Pondok Aren, Hendra. Ia menilai aparat wilayah tidak boleh tinggal diam.

“Camat harus turun ke bawah, jangan hanya duduk di belakang meja. Ini terjadi di wilayahnya, masa dibiarkan,” kata H.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan serta instansi terkait segera melakukan penelusuran dan penindakan.

Selain itu, pengawasan di kawasan ruang publik diminta diperketat agar fasilitas umum benar-benar bebas dari pungutan liar.

Jika dibiarkan, praktik semacam ini dikhawatirkan akan mencederai fungsi ruang publik sebagai sarana rekreasi gratis dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.