BeritaTrend.id. – Jakarta – Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi, menilai keputusan Presiden soal amnesti dan abolisi terhadap dua tokoh lintas kubu adalah bentuk kedewasaan demokrasi.
Amnesti diberikan kepada 1.116 terpidana, termasuk Hasto Kristiyanto, sedangkan abolisi diberikan kepada eks menteri Tom Lembong.
Menurut Haidar, langkah Presiden bukan sekadar keputusan hukum, tetapi juga upaya meredakan ketegangan politik.
Ia pun mengapresiasi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang menyampaikan persetujuan DPR secara terbuka dan elegan.
“Dasco tidak melebih-lebihkan peran, tidak menjatuhkan pihak mana pun. Inilah wajah parlemen yang tenang dan bertanggung jawab,” ujar Haidar, Jumat (1/8/2025).
Baginya, penyampaian sikap DPR yang dilakukan Dasco tanpa retorika politik dan glorifikasi, justru menjadi contoh nyata rekonsiliasi beradab.
Ia menyebut Dasco sebagai figur yang menjembatani negara dan rakyat secara jernih, tanpa mencampuradukkan kepentingan partai.
“Kalau semua disampaikan sejuk seperti ini, politik kita akan lebih sering damai daripada gaduh,” tutup Haidar.


