Ribuan Ojol Siap Demo di Istana, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

BeritaTrend.id. – Jakarta Ribuan pengemudi ojek online (ojol) dijadwalkan turun ke jalan dan mengepung kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin, 21 Juli 2025.

Aksi ini bertajuk Korban Aplikator Kepung Istana Presiden dan Lumpuhkan Aplikasi Massal (Offbid Massal) Aksi 217, sebagai bentuk protes terhadap kebijakan perusahaan aplikator yang dinilai merugikan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Komaruddin, membenarkan rencana aksi tersebut.

Ia mengatakan pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional demi mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi unjuk rasa.

“Masih kami siapkan secara situasional. Harapan kami tidak perlu ada pengalihan arus. Tapi jika massa membludak, kemungkinan Jalan Merdeka Selatan arah timur akan kami alihkan,” ujar Komaruddin saat dikonfirmasi BeritaTrend.id, Minggu malam.

Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian ihwal waktu pasti dimulainya demonstrasi dan jumlah peserta yang akan hadir.

Namun, seruan untuk offbid massal—yakni aksi menonaktifkan aplikasi pengemudi secara serentak—telah menyebar luas di berbagai kanal komunikasi internal komunitas ojol.

Aksi 217 ini digalang oleh sejumlah komunitas pengemudi yang menuntut kejelasan tarif, transparansi sistem bonus, serta keadilan perlakuan dari aplikator.

Sebelumnya, para pengemudi telah beberapa kali menggelar aksi serupa, namun kali ini mereka menyatakan akan “melumpuhkan aplikasi secara nasional”.

Situasi lalu lintas di sekitar kawasan Monas dan Istana diprediksi padat. Pengguna jalan diimbau mencari jalur alternatif dan mengikuti arahan petugas di lapangan.