Kaesang Kembali Pimpin PSI, Jokowi Turun Gunung

๐˜ฝ๐™š๐™ง๐™ž๐™ฉ๐™–๐™๐™ง๐™š๐™ฃ๐™›.๐™ž๐™™.Solo โ€“ Kaesang Pangarep resmi terpilih kembali sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk periode 2025โ€“2030.

Kepemimpinan putra bungsu Presiden Joko Widodo itu dikukuhkan dalam Kongres PSI yang digelar di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Sabtu, 19 Juli 2025.

Dalam kongres tersebut, Jokowi menyampaikan pidato kebangsaan yang menyiratkan dukungan penuh terhadap PSI.

Ia bahkan menyatakan siap terlibat aktif demi mendorong kemajuan partai yang kini mengusung logo gajah tersebut.

โ€œSaya akan kerja keras mendukung PSI. Gajah adalah simbol kebijaksanaan, kekuatan, dan ilmu pengetahuan. PSI diisi oleh kader-kader cerdas dan berintegritas,โ€ ujar Jokowi.

Belajar dari Pemilu 2019 dan 2024

Menurut Jokowi, dua kali pengalaman Pemiluโ€”yakni pada 2019 dan 2024โ€”telah menjadi pelajaran penting bagi PSI.

Ia menyebut, evaluasi menyeluruh dan restrukturisasi internal menjadi langkah strategis untuk menghadapi kontestasi politik di masa mendatang.

Jokowi menegaskan bahwa kesalahan masa lalu tidak boleh terulang.

Ia memprediksi, loncatan signifikan PSI baru akan terlihat pada Pemilu 2034, bukan 2029, dengan syarat seluruh kader dan pengurus bekerja keras dari sekarang.

โ€œFeeling saya, momentum PSI akan mulai terasa di 2034. Tapi bukan berarti kita santai. Semua harus kerja keras dari sekarang,โ€ ucap Jokowi.

Target 3 Kali Lipat Kursi DPRD di 2029

Meski realisme politik menjadi dasar arahannya, Jokowi tetap optimistis terhadap potensi pertumbuhan PSI.

Ia memperkirakan jumlah kursi PSI di DPRD bisa melonjak hingga tiga kali lipat pada 2029 jika mesin partai benar-benar dipersiapkan.

โ€œSekarang sudah ada 181 anggota DPRD. Saya hitung, di 2029 bisa naik tiga kali lipat asal kadernya siap sejak dini. Siapa maju di kota, provinsi, pusatโ€”semua harus direncanakan mulai sekarang,โ€ kata mantan Wali Kota Solo itu.

Susun Struktur Baru, PSI Bersiap Hadapi Masa Depan

Setelah resmi terpilih, Kaesang dijadwalkan akan menyusun struktur baru kepengurusan PSI.

Langkah ini diyakini sebagai awal reformasi internal yang lebih matang, sejalan dengan harapan Jokowi agar PSI menjadi partai masa depan yang kuat dan solid.