BeritaTrend.id. – Sumatera Utara – Dalam upaya meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan perkebunan, PTPN IV PalmCo berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) menggelar edukasi keselamatan kelistrikan bagi para pemanen sawit.
Kegiatan ini berlangsung di Kebun Sei Putih dan sejumlah lokasi lain di wilayah Sumatera Utara.
Mengusung tema “Selamat Panen, Selamat dari Bahaya Listrik”, kegiatan ini menjadi langkah preventif dalam mencegah risiko kecelakaan kerja yang berpotensi terjadi saat pemanen menggunakan alat panjang di dekat jaringan listrik.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berkelanjutan.
“Keselamatan kerja adalah fondasi penting dalam keberlangsungan industri perkebunan. Kolaborasi kami dengan PLN adalah upaya nyata menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat,” ujar Jatmiko dalam keterangannya pada beritatrend.id, Rabu (3/7/25).
Jatmiko menambahkan, tingginya intensitas aktivitas panen di sekitar jalur distribusi listrik tegangan menengah menjadi alasan pentingnya pemahaman risiko kelistrikan di lapangan.
Turut hadir memberikan edukasi langsung, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki, menekankan pentingnya pelatihan berkala bagi kelompok pekerja lapangan.
“Aktivitas rutin seperti memanen sawit bisa menjadi sumber bahaya jika tidak dibarengi dengan pemahaman keselamatan. Edukasi ini adalah pengingat agar setiap langkah kerja dilakukan dengan memperhatikan faktor risiko,” jelas Syauki.
Materi edukasi mencakup pengenalan bahaya penggunaan alat logam dekat kabel listrik, identifikasi kondisi jaringan berbahaya seperti kabel yang menggantung, serta langkah-langkah darurat saat terjadi insiden kelistrikan.
Dari sisi pekerja, kegiatan ini mendapat sambutan positif. Efri Handoko, Asisten Kepala Kebun Sei Putih, menyebutkan bahwa pelatihan langsung seperti ini sangat relevan dengan kondisi nyata di lapangan.
“Edukasi langsung seperti ini sangat membantu. Pemanen kami kini lebih waspada dan paham cara menghindari risiko,” ujarnya.
Hingga April 2025, PTPN IV PalmCo telah mencatat pencapaian signifikan dalam penguatan K3, dengan 160 unit kerja bersertifikat SMK3 dan 268 tenaga Ahli K3 Umum (AK3U) dari seluruh regional.
Jatmiko memastikan bahwa inisiatif edukasi akan terus diperluas ke seluruh wilayah operasional PalmCo sebagai bagian dari upaya meraih target Zero Fatality di seluruh unit kerja.