Hukum  

4 Ton Narkoba Asal Golden Triangle Disita di Perairan Indonesia

BeritaTrend.id. – Jakarta Senen, 26 Mei 2025 – Perairan Indonesia kembali menjadi saksi penyelundupan narkoba dalam jumlah besar.

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea Cukai dan TNI AL berhasil menggagalkan dua pengiriman narkoba dalam jumlah total hampir 4 ton di perairan Selat Malaka, Kepulauan Riau.

Narkoba yang disita dikemas dalam bungkusan teh asal Tiongkok—ciri khas produksi kawasan Golden Triangle yang mencakup Myanmar, Laos, dan Thailand.

Dua kapal, Aungtoetoe 99 dan MT Sea Dragon, diamankan setelah terdeteksi melakukan perjalanan dari Laut Andaman, titik strategis jalur pemuatan narkoba dari Myanmar.

Menurut BNN, Indonesia menjadi titik penting dalam jaringan penyelundupan narkoba internasional—baik sebagai pasar tujuan maupun jalur transit menuju negara lain seperti Australia, Filipina, dan Jepang.

Fenomena ini mengingatkan pada kasus serupa pada tahun 2018, di mana dua kapal asal Taiwan dan Tiongkok juga membawa 2,6 ton sabu.

Kini, awak kapal berasal dari Myanmar, Thailand, dan Indonesia, mengindikasikan perubahan taktik dan perluasan jaringan.

“BNN tidak bisa bekerja sendiri. Dalam penegakan di laut, kami berkoordinasi dengan Bea Cukai dan TNI AL.

Sinergi ini penting untuk mendukung operasi intelijen dan penindakan yang tepat sasaran,” ujar salah satu pejabat BNN.

BNN menekankan pentingnya pengawasan terpadu di kawasan perairan, khususnya ALKI 1 di Selat Malaka, yang merupakan jalur laut internasional tersibuk dan rentan disalahgunakan untuk penyelundupan narkoba, rokok ilegal, dan minuman keras.